PENTINGNYA KESADARAN UNTUK MENANGGULANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN


Pencemaran Dan Perusakan Lingkungan Hidup Oleh Proses Pembangunan

 

Pembangunan industri merupakan bagian dari pembangunan ekonomi jangka panjang untuk mencapai struktur ekonomi yang semakin seimbang dengan sektor industri yang maju dan didukung oleh sektor pertanian yang tangguh. Selanjutnya digariskan pula bahwa proses industrialisasi harus mampu mendorong berkembangnya industri sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi,pencipta lapangan kerja baru, sumber penigkatan ekspor,penghematan devisa penunjang pembangunan daerah,penunjang pembangunan sektor-sektor lainya sekaligus sebagai wahana pembangunan dan penguasaan teknologi.

 

Industrialisasi merupakan pilihan bagi bangsa Indonesia untuk menigkatkan kesejahteraan hidupnya. Hal tersebut antara lain disebabkan terbatasnya lahan pertanian. Industrialisasi merupakan suatu jawaban terhindarnya tekanan penduduk terhadap lahan pertanian. Yang perlu mendapat perhatian ialah bahwa industri merupakan salah satu sektor pembangunan yang sangat potensial untuk merusak dan mencemari lingkungan. Apabila hal ini tidak mendapat perhatian yang serius maka ada kesan bahwa antara industri dan lingkungan hidup tidak berjalan seiring,dalam arti semakin maju industri akan semakin rusak lingkungan hidup itu.

 

Industri yang menggunakan teknologi untuk menigkatkan tarif hidup manusia akan memberiukan dampak negative pula berupa pencemaran dan perusakan lingkungan. Unsur-unsur pokok yang diperlukan untuk kegiatan industri antara lain adalah ; sumber daya alam( berupa bahan baku ,energi dan air),sumber daya manusia (berupa tenaga kerja pada berbagai tingkat pendidikan),serta peralatan.

 

Kegiatan pembangunan industri yang melibatkan unsur-unsur tersebut dapat menimbulkan dampak negative yang berupa :

 

  1. Pandangan yang kurang menyenangkan pada wilayah industri.
  2. Penurunan nilai tanah disekitar wilayah industri bagi pemukiman.
  3. Timbul kebisingan yang ditimbulkan oleh peralatan mesin industri.
  4. Bahan-bahan buangan yang dikeluarkan industri dapat mengganggu atau mengotori udara,tanah dan air.
  5. Perpindahan penduduk yang dapat menimbulkan dampak sosoial.
  6. Hasil produksi industri dapat mempengaruhi pola hidup masyarakat.
  7. Timbulnya kecemburuan social.

 

Dampak tersebut sudah akan terjadi sejak perencanaan atau eksplorasi suatu industri,dan dapat terus berlanjut pada tahapan konstrukssi maupun operasinya. Oleh karena itu pembangunan industri tertutama pada awal perencanaan harus sudah memperhatikan faktor lingkungan ,kita harus berprinsip mencegah lebih baik dari pada mengobati.

 

Kesadaran Lingkungan

 

Tujuan peningkatan kesadaran lingkungan yaitu memasyarakatkan lingkungan hidup,disini kita selain menanamkan pengertian masyarakat terhadap permasalahanya saja melainkan menumbuhkan rasa patisipasi untuk ikut serta memelihara sumber daya alam dan lingkungan hidup agar tetap dalam kondisi yang baik walaupun telah berkembangnya dunia teknologi dan industri.

 

Untuk itu diperlukan adanya masyarakat yang aktif mengawasi lingkungan hidup dan sumber daya alam disekitarnya secara langsung. Penigkatan kesadaran sebagaimana juga semua yang menyangkut lingkungan hidup harus berpacu dengan waktu, sebab perusakan-perusakan masih terus berlanjut dan makin meningkat. Karena daya terbatas dan sarana yang khusus untuk ini tidak ada,usaha dilakukan melalui sarana informasi yang telah ada dan terutama diarahkan kepada lembaga-lembaga dan kelompok-kelompok masyarakat yang strategis.

 

Maka sasaran dari program tersebut yakni memberikan informasi tentang pelestarian lingkungan hidup kepada pemuka masyarakat dari segala bidang (keagamaan,kewanitaan,pemuda dsb) serta organisasi-organisasi social. Usaha ini dilakukan dengan bantuan berbagai sarana penerangan dan penyuluhan pemerintah,media massa(pers,radio,televise)dan usaha-usaha lainya.

 

Usaha peningkatan kesadaran ini baru dimulai dan masih menghadapi berbagai kendala,umpamanya untuk mencapai petani miskin(petani gurem) yang sering merusak lingkungan karena keadaan ekonominya. Dengan identifikasi sasaran dan saluran yang lebih tepat dikalangan masyarakat,diharapkan bahwa usaha selanjutnya akan mampu menimbulkan proses penjalaran informasi yang cepat sehingga sumber daya alam yang kita miliki tetap terjaga keutuhanya walaupun telah terpakai.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

 

Santoso, B,1999,”Ilmu Lingkungan Industri”, Gunadarma University, Jakarta.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s